Gaza – PIP: “Ini
pemandangan yang hebat. Pemandangan menggetarkan jiwa. Kami hanya bisa
memekikkan pekikan kemenangan. Allahu Akbar walillahil hamd” tegas
seorang relawan Aljazair tanpa menyebutkan namanya karena saking penuh
sesaknya orang.
Relawan ini sebenarnya
tergabung dalam delegasi Aljazair yang mengenakang slayer kepala
bertuliskan “Brigade Al-Qassam” dan membawa bendera Hamas serta bendera
Aljazair. Kami datang ke tempat ini untuk menghadiri gegap gempita
kegembiraan Islam ini dan kemnangan ini yang digelar oleh Hamas, dan
gerakan ini bukan lagi menjadi gerakan Palestina tapi menjadi gerakan
internasional, tegasnya.
Milad dan hari
jadi Hamas ke-25 ini dihadiri oleh ratusan delegasi dari negara-negara
Arab, Islam dan dunia dan penuh sesak di lapangan Al-Katibah dan luber
ke jalan-jalan.
Kami Datang Perbarui Janji
Sementara
itu, Syekh Husain Ahmad Qasim, anggota Rabitah Ulama Islam di Libanon
termasuk yang duduk di depan dekat panggung menegaskan kepada
koresponden PIP, “Kami datang untuk mengikuti pesta kemenangan
ini dan kami katakan kepada warga Jalur Gaza bahwa kalian tidak
sendiri, kami bersama kalian dan semua bangsa bersama kalian,” turut
Syekh Husain.
Ia menambahkan, kami ikut
kewajiban nasional dan syariat kami untuk warga Gaza dan Palestina dan
hak kami membela Palestina dari semua tempat suci kami dan semua jengkal
tanah yang suci ini, tuturnya.
Masuknya
delegasi Gaza adalah kemenangan dan kami menegaskan janji kembali dan
baiat kami kepada Brigade Al-Qassam, Hamas dan perlawanan.
Hamas Terdepan dalam Perlawanan
Sementara
itu, Dr. Akram Al-Adluni, mantan sekjen Al-Quds Institusi Internasional
yang datang ikut dalam merayakan milad Hamas ini mengatakan, kami
melihatnya sebagai kata-kata yang baik seperti halnya pohon yang baik
dan diberkahi, akarnya di dalam tanah dan cabangnya ke langit.









0 komentar:
Posting Komentar