Qosim: Seruan Fatah Hentikan Perlawanan Di Gaza Bukti Kekalahan

Jumat, 26 Oktober 2012

Qosim: Seruan Fatah Hentikan Perlawanan Di Gaza Bukti Kekalahan



 
Nablus-PIP: Dosen ilmu politik universitas An-Najah Palestina, Prof Abdul Sattar Qosim mengkritik seruan gerakan Fatah kepada faksi-faksi perlawanan di Gaza agar menghentikan perlawanan bersenjata menghadapi penjajah Israel. Qosim menganggap seruan ini sebagai bukti kekalahan dan melayani kepentingan penjajah.
Kepada Quds Press, Qosim menyerukan supaya tetap memelihara perlawanan bersenjata sebagai cara meraih kemerdekaan dan menghadapi penjajah. Apa yang dikatakan Fatah agar menghentikan perlawanan bersenjata telah kita dengar sejak 40 tahun lalu, dengan dalih bahwa perlawanan akan memperburuk citra Palestina di hadapan dunia, dan Palestina akan lebih rugi dibandingkan Israel.
Menurut Qosim, seruan fatah tersebut tidak logis, sebab perlawanan harus terus berlanjut guna menekan penjajah supaya mundur dan menarik kendali mereka. Dalam sejarah dunia, semua bangsa yang berjuang lebih banyak berkorban dibandingkan penjajah, karena kemampuan perlawanan lebih kecil, namun kemampuan mereka bersabar lebih besar. Namun kondisi di Palestina agak berbeda, sebab ada unsur ketiga yang justru menunggu kekalahan perlawanan dan berpihak membela keamanan penjajah Israel.
Pengamat politik Palestina ini berpendapat, Tepi Barat yang saat ini terjajah harus mengambil pilihan perlawanan bersenjata untuk menghadapi tentara Israel dan membela serangan yang mengincar warga, sementara itu Gaza harus mengembangkan kemampuan militer dan persenjataan mereka untuk bersiap diri berpartisipasi jika terjadi perang di masa mendatang. (qm)

http://www.infopalestina.com



0 komentar: