![]() |
Alquds – PIP: Mufti al Quds Syaikh Muhammad Hussein menyerukan negara-negara dan pemerintah-pemerintah dunia segera berntindak cepat untuk menghentikan penggalian yang dilakukan otoritas penjajah Israel di bawah masjid al Aqsha dan Baldah Qadimah di al Quds. Pernyataan Syaikh Hussein tersebut menyusul laporan yang dilansir surat kabar Israel "Yisrael Hume" edisi Jum’at pekan lalu di bagian suplemen pekanan, yang menyebutkan bahwa otoritas Israel telah merampungkan penggalian terowongan baru sepanjang 600 meter dimulai dari daerah Ain Silwan sampai ke ujung masjid al Aqsha di ujung sisi barat daya hingga menyingkap pondasi-pondasi masjid. Dia menyatakan bahwa ini indikasi jelas apa yang terjadi pada penggalian tersebut merupakan bahaya konkrit yang mengancam masjid al Aqsha, koridor-koridornya dan tembok-temboknya. Dia menjelaskan bahwa penggalian ini bukan yang bertama, namun sebelumnya sudah dilakukan penggalian-penggalian yang menyebabkan sejumlah longsor sebagaimana yang terjadi di jalan Silwan, di sekolah milik UNRWA dan yang lainnya. Dia menuduh penjajah Zionis Israel bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan oleh penggalian-penggalian dan longsor yang terjadi. Dia mengingatkan bahwa penjajah Israel sengaja menciptakan ketegangan dan ketidakstabilan di daerah tersebut dengan tujuan untuk menekan warga Palestina dan menerapkan kebijakan fait accompli pada mereka, dengan memanfaatkan situasi tidak stabil yang terjadi di kawasan. Dia mengingatkan akan kebijakan sistematis yang dilakukan otoritas Israel terhadap rakyat Palestina dan tempat-tempat sucinya, khususnya terhadap kota al Quds yang terus mengalami ancaman lebih besar dibandingkan dengan masa lalu. Dia menyerukan kepada warga Palestina agar meneropong apa yang dilakukan otoritas penjajah Zionis Israel yang bertujuan menghancurkan petunjuk-petunjuk Arab dan Islam di al Quds. Kebijakan Israel ini bertujuan untuk mengosongkan al Quds dari warga asli Palestina dan menghabisi eksistensi Arab dan Islam di kota suci. Dia menyerukan organisasi-organisasi serta lembaga-lembaga internasional dan lokal dan juga pihak-pihak yang berpengaruh dalam pembuatan keputusan dunia agar bertindak menghentikan penggalian yang dilakukan Israel tersebut sebelum terlambat. (asw) infopalestina.com |
Label:
palestina










0 komentar:
Posting Komentar